Arfinwicaksono's Blog











{Maret 5, 2010}   Format Pi Filkom

PETUNJUK PENULISAN ILMIAH

Fakultas Ilmu Komputer

Universitas Gunadarma

TUJUAN

Tujuan pembuatan Penulisan Ilmiah adalah melatih mahasiswa untuk dapat menguraikan dan membahas suatu permasalahan secara  ilmiah dan dapat menuangkannya secara ilmiah dan menuangkannya secara teoritis, jelas dan sistematis.

ISI DAN MATERI

Isi dari Penulisan Ilmiah diharapkan memenuhi aspek-aspek di bawah ini :

1.  Relevan dengan jurusan dari mahasiswa yang bersangkutan.

2.  Mempunyai pokok permasalahan yang jelas.

3.  Masalah dibatasi, sesempit mungkin.

STRUKTUR PENULISAN ILMIAH

Susunan struktur Penulisan Ilmiah adalah sebagai berikut :

1.  Bagian Awal

2.  Pendahuluan

3.  Tinjauan Pustaka / Landasan Teori.

4.  Hasil Penelitian dan Analisa   /  Pembahasan dan Analisa        Bagian Pokok

5.  Kesimpulan (& Saran)

6.  Bagian akhir

1.  Bagian Awal

Bagian Awal, terdiri atas :

–    Halaman Judul

Ditulis sesuai dengan cover depan Penulisan Ilmiah standar Universitas Gunadarma.

–    Lembar Pengesahan

Dituliskan Judul PI, Nama, NPM, NIRM, Tanggal Sidang, Tanggal Lulus, dan tanda tangan pembimbing, koordinator PI, serta Ketua Jurusan.

–    Abstraksi

Berisi ringkasan dari penulisan. Maksimal 1 halaman.

–    Kata Pengantar

Berisi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan ilmiah (a.l. Rektor, Dekan, Ketua Jurusan, Pembimbing, Perusahaan, dll ).

–    Daftar Isi

–    Daftar Tabel

–    Daftar Gambar                 Kalau ada

–    Daftar Lampiran

2.  Pendahuluan

Pendahuluan menguraikan pokok persoalan. Terdiri dari :

–    Latar Belakang Masalah

Menguraikan mengapa penulis sampai kepada pemilihan topik permasalahan yang bersangkutan.

–    Rimusan Masalah ( boleh ada, boleh tidak )

–    Masalah dan Pembatasan Masalah

Memberikan batasan  yang jelas bagian mana dari persoalan yang dikaji dan bagian mana yang tidak.

–    Tujuan Penulisan

Menggambarkan hasil-hasil yang diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteliti.

–    Metode Penelitian

Menjelaskan cara pelaksanaan kegiatan penelitian, mencakup cara pengumpulan data, alat yang digunakan dan cara analisa data.

Jenis-Jenis Metode Penelitian :

a.  Studi Pustaka      : Semua bahan diperoleh dari buku-buku dan/atau jurnal.

b.  Studi Lapangan    : Data diambil langsung di lokasi penelitian.

c.  Gabungan           : Menggunakan gabungan kedua metode di atas.

(Bila penulis melakukan Praktek Kerja, laporan ditulis menurut format penulisan ilmiah).

–    Sistematika Penulisan

Memberikan gambaran umum dari bab ke bab isi dari Penulisan Ilmiah.

3.  Landasan Teori (untuk yang melakukan penelitian)

Menguraikan teori-teori yang menunjang penulisan / penelitian, yang bisa diperkuat dengan menunjukkan hasil penelitian sebelumnya.

4. Gambaran Umum Perusahaan (untuk yang melakukan penelitian / kerja praktek di perusahaan)

Menguraikan secara singkat profil perusahaan tempat dilakukannya kerja praktek / penelitian. Dibuat bab sendiri (tidak termasuk dalam landasan teori).

5.  Hasil Penelitian dan Analisa

Bagian ini dapat dipecah menjadi beberapa bab ( misalnya Bab III dan Bab IV ) tergantung kebutuhan :

–    Hasil Penelitian (Analisa Perusahaan)

Menguraikan hasil penelitian yang mencakup semua aspek yang terkait dengan penelitian.

–    Analisa dan Pembahasan

Membahas tentang keterkaitan antar faktor-faktor dari data yang diperoleh dari masalah yang diajukan kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan metode yang diajukan dan menganalisa proses dan hasil penyelesaian masalah.

6.  Kesimpulan (dan Saran)

Bab ini bisa terdiri dari Kesimpulan saja atau ditambahkan Saran.

–    Kesimpulan

Berisi jawaban dari masalah yang diajukan penulis, yang diperoleh dari penelitian.

–    Saran

Ditujukan kepada pihak-pihak terkait, sehubungan dengan hasil penelitian.

7.  Bagian Akhir

–    Daftar Pustaka

Berisi daftar referensi (buku, jurnal, majalah, dll), yang digunakan dalam penulisan.

–    Daftar Simbol

Berisi deretan simbol-simbol yang digunakan di dalam penulisan, lengkap dengan keterangannya.

–          Lampiran

Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, program, gambar, perhitungan-perhitungan, grafik, atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di bagian-bagian terkait sebelumnya.

TEKNIK PENULISAN

1.  Penomoran Bab serta subbab

–    Bab dinomori dengan menggunakan angka romawi.

–    Subbab dinomori dengan menggunakan angka latin dengan mengacu pada nomor bab/subbab dimana bagian ini terdapat.

II ………. (Judul Bab)

2.1 ………………..(Judul Subbab)

2.2 ………………..(Judul Subbab)

2.2.1 ………………(Judul Sub-Subbab)

–    Penulisan nomor dan judul bab di tengah dengan huruf besar, ukuran font 14, tebal.

–    Penulisan nomor dan judul subbab dimulai dari kiri, dimulai dengan huruf besar, ukuran font 12, tebal.

2.  Penomoran Halaman

–    Bagian Awal, nomor halaman ditulis dengan angka romawi huruf kecil (i,ii,iii,iv,…).Posisi di tengah bawah (2 cm dari bawah). Khusus untuk lembar judul dan lembar pengesahan, nomor halaman tidak perlu diketik, tapi tetap dihitung.

–    Bagian Pokok, nomor halaman ditulis dengan angka latin. Halaman pertama dari bab pertama adalah halaman nomor satu. Peletakan nomor halaman untuk setiap awal bab di bagian bawah tengah, sedangkan halaman lainnya di pojok kanan atas.

–    Bagian akhir, nomor halaman ditulis di bagian bawah tengah dengan angka latin dan merupakan kelanjutan dari penomoran pada bagian pokok.

3.  Judul dan Nomor Gambar / Grafik / Tabel

–    Judul gambar / grafik diketik di bagian bawah tengah dari gambar. Judul tabel diketik di sebelah atas tengah dari tabel.

–    Penomoran tergantung pada bab yang bersangkutan, contoh : gambar 3.1 berarti gambar pertama yang aga di bab III.

4.  Penulisan Daftar Pustaka

–    Ditulis berdasarkan urutan penunjukan referensi pada bagian pokok tulisan ilmiah.

–    Ditulis menurut kutipan-kutipan

–    Menggunakan nomor urut, jika tidak dituliskan secara alfabetik

–    Nama pengarang asing ditulis dengan format : nama keluarga, nama depan.

Nama pengarang Indonesia ditulis normal, yaitu : nama depan + nama keluarga

–    Gelar tidak perlu disebutkan.

–    Setiap pustaka diketik dengan jarak satu spasi (rata kiri), tapi antara satu pustaka dengan pustaka lainnya diberi jarak dua spasi.

–    Bila terdapat lebih dari tiga pengarang, cukup ditulis pengarang pertama saja dengan tambahan ‘et al’.

–    Penulisan daftar pustaka tergantung jenis informasinya yang secara umum memiliki urutan sebagai berikut :

Nama Pengarang, Judul karangan (digarisbawah / tebal / miring), Edisi, Nama Penerbit, Kota Penerbit, Tahun Penerbitan.

–    Tahun terbit disarankan minimal tahun 2000

Contoh :

Buku :

[1].Date, C.J., An Introduction To Database Systems, 6th ed., Addison Willey Publishing Wesley Company, Inc., Reading Massachusetts, 2000.

Anonim :

[1].Anonim, Sistem Pemerintahan di Indonesia, cetakan pertama, PT. Gunung Agung, Jakarta 1983.

Majalah / Jurnal :

[1].Cattell R.G.G. and Skeen.J. “Object Operation Benchmark”. ACM Trans. Database Systems, 17, 1992, pp. 1 – 31.

(Jika ada, nama dan kota penerbit dapat dicantumkan di antara volume dan halaman, nama jurnal digarisbawah / tebal / miring).

Lebih dari tiga penulis :

[1] Stoica, I, et all., “A Proportional Share Resource Allocation Algorithm for Real-Time, Time-Shared Systems”, In Proceedings Real-Time Systems Symposium, IEEE Comp. Press, Desember, 1996, hlm. 288 – 299.

Artikel :

[1] N.L. Owsley, “Sonar array processing”, in Array Signal Processing, S. Haykin, Ed.,

Englewood Cliffs, NJ:Prentice_Hall, 1985, ch. 3,pp.115-193.

Internet :

[1] Galagher, P.R.Jr., “A guide to understanding audit in trusted system”,

http://www.radium.nesc.mil/library/rainbow/NCSC-TG-001-2.html,1 Juni 1988.

Atau

URL:http://www.radium.nesc.mil/library/rainbow/NCSC-TG-001-2.html

  1. 5. Pengutipan

Agar pengutipan menjadi sederhana, judul materi yang diacu tidak perlu diletakkan di bagian bawah pada halaman yang bersangkutan, melainkan cukup dengan memberikan nomor urut acuan dari daftar pustaka, sbb :

………………..(kutipan)………………… [3].à berarti kutipan diambil dari buku ke tiga dari daftar pustaka.

–    Jika kutipan kurang atau sama dari tiga baris, bagian awal dan akhir kutipan diberi tanda kutip, spasi tetap biasa.

–    Kutipan yang lebih panjang dari tiga baris tidak perlu diberi tanda kutip, tapi diketik dengan jarak satu spasi dengan indent yang lebih dalam 7 ketuk pada bagian kiri.

6.  Format Pengetikan

–    Menggunakan kertas ukuran A4.

–    Margin     Atas     : 4 cm               Bawah  : 3 cm

Kiri       : 4 cm               Kanan   : 3 cm

–    Jarak spasi : 1,5 (khusus ABSTRAKSI hanya 1 spasi)

–    Jenis huruf (Font) : Times New Roman.

–    Ukuran / variasi huruf       : Judul Bab        14 / Tebal + Huruf Besar

Isi                  12 / Normal

Subbab           12 / Tebal

  1. 7. Hasil Penulisan / Kerja Praktek :

–          Diseminarkan dengan membawa ringkasan yang sudah ditransparansikan

–          Dijilid berbentuk buku dengan jumlah halaman paling sedikit 12 (dua belas) halaman tidak termasuk cover, halaman judul, daftar isi, kata pengantar dan daftar pustaka

–          Diketik dengan menggunakan antara lain : Word Processor, Open Office, LaTeX, dsb.

–          Dicetak dengan printer (dianjurkan dengan LASER PRINTER)

  1. 8. Ketentuan Isi Disket Untuk  PI yang diserahkan ke Perpustakaan
  1. Format penulisan file harus dalam bentuk *.PDF ( bukan *.DOC ) untuk angkatan yang

Lulus sidang tahun 2003 keatas

  1. Susunan Isi File Penulisan terdiri dari :
  1. COVER
  2. LEMBAR PENGESAHAN                file boleh terpisah atau boleh dalam 1 file
  3. KATA PENGANTAR
  4. 4.    BAB                                 file harus terpisah untuk setiap Bab. (1file untuk setiap Bab)

5         ABSTRAKSI

6         DAFTAR ISI                       atau

DAFTAR TABEL                 atau

DAFTAR GAMBAR            atau                          File harus terpisah

7.   DAFTAR PUSTAKA

8.   LAMPIRAN                        atau

LISTING PROGRAM

  1. Ketentuan Untuk HARD COVER .

Di punggung Hard Cover diberi/dituliskan :

– Judul PI

– NPM

– Nama Mahasiswa

– Tahun Penulisan

NB : Ketentuan ini harap diperhatikan karena bila tidak sesuai akan DITOLAK.
Contoh halaman judul

UNIVERSITAS
GUNADARMA

PENULISAN ILMIAH

Sistem Informasi Perpustakaan Gunadarma

Nama               :

NPM                 :

Jurusan :

Pembimbing      :

Ditulis guna melengkapi sebagian syarat

untuk mencapai jenjang setara Sarjana Muda

Universitas Gunadarma

2004

*)diganti dengan kata “LAPORAN KERJA PRAKTEK” jika mahasiswa melakukan kerja praktek

Format Lembar Pengesahan

LEMBAR PENGESAHAN

Judul PI                   :

Nama                      :

NPM                       :

NIRM                      :

Tanggal Sidang        :

Tanggal Lulus           :

Menyetujui

Pembimbing                                                                  Koordinator PI

(  _______________ )                                                    ( __________________ )

Ketua Jurusan

( ____________________ )

Contoh Lembar Pengesahan untuk Jurusan MI :

LEMBAR PENGESAHAN

Judul PI                   :

Nama                      :

NPM                       :

NIRM                      :

Tanggal Sidang        :

Tanggal Lulus           :

Menyetujui

Pembimbing                                                                  Koordinator PI

(  _______________ )                                                   ( Hurnaningsih,Skom,MM)

Ketua Jurusan

( Dr.-Ing.Adang Suhendra,SSi,Skom,MSc)

Contoh Lembar Pengesahan untuk Jurusan Sistem Komputer :

LEMBAR PENGESAHAN

Judul PI                   :

Nama                      :

NPM                       :

NIRM                      :

Tanggal Sidang        :

Tanggal Lulus           :

Menyetujui

Pembimbing                                                                  Koordinator PI

(  _______________ )                                                   ( Hurnaningsih,Skom,MM)

Ketua Jurusan

( Farid Thalib., Dr.-Ing )

Format penulisan Abstraksi :

ABSTRAKSI

Nama.NPM.

Judul. (huruf besar)

Jenis tulisan.Fakultas.Tahun.

Kata kunci (minimal 20 ) :

( halaman awal terakhir + total halaman isi + lampiran )

Abstrak merupakan pemadatan dari hasil penelitian / tulisan. Ditulis 1 spasi dengan jumlah maksimum 200 kata (maksimum 1 halaman). Isi abstrak mencakup tujuan atau pertanyaan yang ingin dijawab oleh peneliti, metode penelitian / penulisan, dan kesimpulan yang diperoleh dari penelitian.

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Daftar Pustaka ( Tahun terbit terlama – Tahun terbit terbaru )
Contoh penulisan Abstraksi :

ABSTRAKSI

Djoko Dwinanto.50497666

SISTEM INFORMASI LIGA PERANCIS MELALUI VISUALISASI MULTIMEDIA

PI. Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, 2001

Kata Kunci : Sistem, Visualisasi, Multimedia

(x + 62 + lampiran)

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Daftar Pustaka (2000-2002)

Contoh Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKA

[1.]   Cattell R.G.G. and Skeen.J. “Object Operation Benchmark”. ACM Trans. Database Systems, 17, 1992, pp. 1 – 31.

[2.] Date, C.J., An Introduction To Database Systems, 6th ed, Addison Willey Publishing Wesley Publishing Wesley Company, Inc, Reading Massachusetts, 1995.

[3.] Kimball, R., Data Warehouse Toolkit, John Wiley & Son, Inc., Toronto, 1996.

[4.] Stoica, I, et all., “A Proportional Share Resource Allocation Algorithm for Real-Time, Time-Shared Systems”, In Proceedings Real Time Systems Symposium, IEEE Comp. Press, Desember, 1996, hlm. 288 – 299.

[5.] Pearl, J. and Kim J.H., “Studies in Semi-Admissible Heuristics”, IEEE Trans. Pattern Analysis and Machine Intelligence, Vol. 4, 1982, pp. 392 – 399.

Contoh Daftar Isi :

DAFTAR ISI

(3 spasi)

Halaman

Halaman Judul ……………………………………………………………………………………….  i

Lembar Pengesahan……………………………………………………………………………….. ii

Abstraksi …………………………………………………………………………………………….. iii

Kata Pengantar …………………………………………………………………………………….  iv

Daftar Isi   v

Daftar Tabel …………………………………………………………………………………………  vi

Daftar Gambar ……………………………………………………………………………………..  vii

Daftar Lampiran …………………………………………………………………………………..  viii

BAB I……. PENDAHULUAN ……………………………………………………………………  1

1.1     Latar Belakang Masalah ……………………………………………………  1

…….

BAB II       LANDASAN TEORI ……………………………………………………………….  10

…….

BAB III      ANALISA DAN PEMBAHASAN ……………………………………………….  25

…….

BAB IV      PENUTUP …………………………………………………………………………..  50

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………………… 52

DAFTAR SIMBOL ………………………………………………………………………………… 53

LAMPIRAN                                                                                                         54

Contoh Daftar Gambar

DAFTAR GAMBAR

hal

Gambar 1.1       Jembatan Konigsberg ………………………………………………………………1

Gambar 1.2       Graf A…………………………………………………………………………………..2

Gambar 3.1       Graf X…………………………………………………………………………………14

Contoh Daftar Tabel

DAFTAR TABEL

hal

Tabel 1.1           Tabel Kebenaran …………………………………………………………………….1

Tabel 1.2           Data A………………………………………………………………………………….2

Tabel 3.1           Data X………………………………………………………………………………..14

Contoh Daftar Lampiran

DAFTAR LAMPIRAN

hal

Lampiran 1        Listing Program………………………………………………………………………54

Lampiran 2        Contoh Output……………………………………………………………………….69

Lampiran 3        Data yang digunakan……………………………………………………………….75



1. masuk REGEDIT (pencet Windows+R)

2. TrusCari —-> HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

3. Di folder CONTROL, ketik -> Edit>New>Key terus namain folder baru itu —-> “StorageDevicePolicies”

4. trus di folder “StorageDevicePolicies”, ketik Edit>New>Dword (32-bit)

5. trus key yang baru itu namain : “WriteProtect”

6. Klik 2x Key WriteProtect-nya, trus ganti Value Data jadi 1

7. Restart deh ….

nanti kalo berhasil trus ada mo ada yang ngambil data jadi kaya gini ni nanti kalo mo dibalikin lagi jadi normal … tinggal balikin aja Value Data dari key yang namanya “WriteProtect” itu jadi 0 Selamat Mencoba …



Sudahkah anda menggunakan Google Chrome? Kalau belum, mungkin rahasia dibalik browser teranyar Google ini bisa membuat anda beralih memilih browser ini.

Berikut beberapa rahasia tersembunyi Google Chrome:

1. ‘incognito’ window (Control + Shift + N)
Fitur ini memungkinkan anda untuk browsing secara aman lewat windows browser, karena dengan fitur ini anda tidak akan meninggalkan jejak seperti ‘browser & search history’ dan cookies. Jadi kalau anda tidak yakin akan situs yang dikunjungi atau tidak ingin orang lain di tempat kerja tahu anda mengunjungi sebuah situs, fitur ini tentu berguna.

2. Alt + Home atau Control + T
Menampilkan semua situs dan bookmark yang pernah dibuka oleh anda sebelumnya dalam bentuk thumbnail. Fitur ini terdapat pada browser Opera dan add ons pada FireFox. Alt + Home untuk membuka situs pada halaman yang sama, sedangkan Control + T pada halaman baru.

3. Control + Shift + T
Membuka kembali tab yang tidak sengaja ditutup oleh anda ketika browsing. Google Chrome bisa mengingat hingga 10 tab yang tidak sengaja ditutup.

4. Control + Tab (Control + Shift + Tab)
Cobalah menggunakan shortcut ini untuk berpindah tab dengan cepat, Control + tab untuk maju dan Control + Shift + Tab untuk mundur. Cara lainnya untuk langsung ke posisi yang tuju secara urut adalah dengan shortcut Control + 1, Control + 2 hingga Control + 9.

5. Membuka Link Situs Dengan Cepat
Untuk membuka link situs dengan cepat, Google Chrome menyediakan fitur yang sama dengan FireFox 3, yaitu dengan klik pada mouse scroll atau anda langsung klik dan drag link ke tab browser.

6. Bookmark Situs Dengan Cepat
Klik tanda bintang pada bagian kiri dari address bar dari browser. Address bar Chrome juga bisa langsung berfungsi sebagai seacrh page yang langsung ke search engine yang kita inginkan

7. Control + B
Hilangkan dan tampilkan Bookmark browser dengan cepat.

8. Control + H
Buka semua situs yang pernah dikunjungi (history) dengan cepat. Pada bagian kanan ada pilihan delete history for this day, kalau anda ingin menghapus history situs yang pernah dikunjungi pada hari tersebut.

9. Control + J
Buka windows download file. Shortcut ini sama seperti pada FireFox

10. Shift + Escape
Buka task manager Google Chrome dengan cepat untuk melihat pemakaian memori dan untuk mematikan tab yang berpotensi membuat browser freeze (hang)

11. aboutlugins & about:crash
Masukkan kata-kata aboutlugins pada address bar untuk melihat plugins apa saja yang terinstall pada Chrome. Dan about:crash untuk melihat tab mana yang membuat Chrome crash, freeze atau hang. Fitur lainnya: about:stats, about:network, about:histograms, about:memory, about:cache, about:dns, about:internets

12. Akses menu pada Chrome
Anda bisa mengakses menu-menu untuk meng-customize ataupun optimize pada bagian kanan pada browser. Pilihlah menu yang ada gambar ‘Kunci Inggris’ lalu pilihlah option. Di dalamnya terdapat banyak pilihan seperti menjadikan Chrome sebagai default browser, mengganti default Search, mengganti bahasa, dan lain sebagainya.



{Desember 26, 2009}   11 Pilar Kegagalan Windows Vista

Walaupun perhatian publik diarahkan ke Windows 7 (versi Windows selanjutnya), tampaknya Vista memiliki dua jenis pemakai yang berbeda. Pemakai jenis pertama dengan senang hati memakai Vista tanpa keluhan apapun. Jenis kedua (dan jenis yang lebih banyak terdengar di industri komputer) beranggotakan adalah pemakai yang mengkritik dan mengeluhkan setiap kekurangan yang ada di OS tersebut.

Sebagian keluhan atas Vista disebabkan oleh pembuatan Vista yang kurang memuaskan, dan kesalahan strategi marketing yang dilakukan Microsoft. Sebagian keluhan merupakan reaksi dari gerakan anti Microsoft yang tidak puas atas sejarah, strategi bisnis, taktik dan pengumuman palsu Microsoft.

Dalam kasus Vista, mereka mengumumkan 3 “pilar” untuk Vista yaitu :

  • WinFS – filesystem yang berjanji merevolusioner cara pemakai berinteraksi dengan file di komputer
  • Aero – tampilan baru untuk Windows
  • Indigo – komponen untuk berinteraksi dengan web services

Vista hanya berhasil memberikan satu dari tiga pilar di atas, yaitu Aero yang membutuhkan hardware canggih dan melambatkan kinerja komputer. Masih berhubungan dengan tiga pilar di atas, di bawah ini adalah 11 alasan mengapa Vista tidak banyak disukai:

  1. Pemakai yang bingung – sejak awal, pemakai mengeluh tentang banyaknya versi Vista yang dijual. Siapa yang membutuhkan semua varian ini? Yang dibutuhkan hanyalah satu versi sederhana (Home) dan satu versi yang memiliki semua fitur (Pro). Kebingungan ini tampaknya terjadi karena tidak ada karyawan Microsoft yang mengerti strategi pemasaran.
  2. Ukuran source code – terlalu besar.
  3. Komponen – komponen yang hilang. WinFS, filesystem yang dijanjikan dan salah satu pilar utama Vista tidak datang dengan Vista. Pengembangan filesystem ini dimulai di tahun 1991, dan hingga kini masih belum terselesaikan. Mengapa?
  4. Pemborosan baterai laptop. Hal ini seharusnya diperbaiki dengan source code terpisah dan hybrid hard disk (HHD). Tetapi, saat ini pemakai masih harus menggunakan SSD yang sangat mahal.
  5. HHD – saya masih kesal karena diberi tahu oleh industri HD bahwa keuntungan generasi baru hard disk (HD) akan “membuat semua pemakai pindah ke Vista.” Hal ini diumumkan dua tahun yang lalu, dan hingga kini masih belum ada kelanjutannya. Tebakan saya: tidak bekerja dengan baik, dan masih belum yang dapat menyelesaikan masalah ini.
  6. Stiker Vista Capable palsu – kampanye “Windows Vista Capable” Microsoft adalah sebuah kegagalan marketing yang besar. Banyak komputer dijual dengan stiker “Windows Vista Capable” yang ternyata tidak mampu mengoperasikan Vista.
  7. Driver yang minim. Cukup mengherankan bahwa semua driver Windows yang ada di XP tidak kompatibel dengan Vista. Apa yang terjadi?
  8. Tidak ada saran yang konsisten untuk pemakai, dan Microsoft tidak turun tangan. Beberapa orang mengatakan bahwa anda sebaiknya membeli komputer baru dengan Vista dan tidak melakukan upgrade dari XP, ada yang mengatakan upgrade boleh dilakukan. Microsoft seharusnya membuat sebuah situs khusus yang dapat menguji komputer dari internet dan menyarankan pemakai apakah mereka sebaiknya membeli komputer baru, atau melakukan upgrade.
  9. XP mania. Semua orang cinta XP, dan ingin mempertahankan OS ini. Hal ini membuat Vista tampak lebih buruk lagi. Terlebih lagi, banyak sekali laporan yang mengatakan bahwa pemakai kembali menggunakan XP setelah mencoba Vista.
  10. Pemasaran yang tanggung. Tidak seperti peluncuran Windows versi sebelumnya, Microsoft tidak banyak memasarkan Vista. Walaupun ada beberapa poster dan iklan TV untuk Vista, pemasaran Vista tidak dapat dibandingkan dengan peluncuran beberapa versi sebelumnya, di mana mereka berhasil mendapatkan perhatian orang di seluruh dunia.
  11. Kinerja – anda tidak seharusnya mengeluarkan sebuah OS baru yang dikembangkan selama lebih dari empat tahun dengan kinerja yang lebih buruk dari OS sebelumnya. Kinerja seharusnya merupakan prioritas teratas.
  12. Disadur dari PCMag.

    Sumber: http://udaramaya.com/details/2992/11…egagalan_Vista



{Desember 26, 2009}   Keyboard Shortcut
Getting used to using your keyboard exclusively and leaving your mouse behind will make you much more efficient at performing any task on any Windows system. I use the following keyboard shortcuts every day:

Windows key + R = Run menu

This is usually followed by:
cmd = Command Prompt
iexplore + “web address” = Internet Explorer
compmgmt.msc = Computer Management
dhcpmgmt.msc = DHCP Management
dnsmgmt.msc = DNS Management
services.msc = Services
eventvwr = Event Viewer
dsa.msc = Active Directory Users and Computers
dssite.msc = Active Directory Sites and Services
Windows key + E = Explorer

ALT + Tab = Switch between windows

ALT, Space, X = Maximize window

CTRL + Shift + Esc = Task Manager

Windows key + Break = System properties

Windows key + F = Search

Windows key + D = Hide/Display all windows

CTRL + C = copy

CTRL + X = cut

CTRL + V = paste

Also don’t forget about the “Right-click” key next to the right Windows key on your keyboard. Using the arrows and that key can get just about anything done once you’ve opened up any program.

Keyboard Shortcuts

[Alt] and [Esc] Switch between running applications

[Alt] and letter Select menu item by underlined letter

[Ctrl] and [Esc] Open Program Menu

[Ctrl] and [F4] Close active document or group windows (does not work with some applications)

[Alt] and [F4] Quit active application or close current window

[Alt] and [-] Open Control menu for active document

Ctrl] Lft., Rt. arrow Move cursor forward or back one word

Ctrl] Up, Down arrow Move cursor forward or back one paragraph

[F1] Open Help for active application

Windows+M Minimize all open windows

Shift+Windows+M Undo minimize all open windows

Windows+F1 Open Windows Help

Windows+Tab Cycle through the Taskbar buttons

Windows+Break Open the System Properties dialog box

acessability shortcuts

Right SHIFT for eight seconds…….. Switch FilterKeys on and off.

Left ALT +left SHIFT +PRINT SCREEN……. Switch High Contrast on and off.

Left ALT +left SHIFT +NUM LOCK……. Switch MouseKeys on and off.

SHIFT……. five times Switch StickyKeys on and off.

NUM LOCK…… for five seconds Switch ToggleKeys on and off.

explorer shortcuts

END……. Display the bottom of the active window.

HOME……. Display the top of the active window.

NUM LOCK+ASTERISK……. on numeric keypad (*) Display all subfolders under the selected folder.

NUM LOCK+PLUS SIGN……. on numeric keypad (+) Display the contents of the selected folder.

NUM LOCK+MINUS SIGN……. on numeric keypad (-) Collapse the selected folder.

LEFT ARROW…… Collapse current selection if it’s expanded, or select parent folder.

RIGHT ARROW……. Display current selection if it’s collapsed, or select first subfolder.

Type the following commands in your Run Box (Windows Key + R) or Start Run

devmgmt.msc = Device Manager
msinfo32 = System Information
cleanmgr = Disk Cleanup
ntbackup = Backup or Restore Wizard (Windows Backup Utility)
mmc = Microsoft Management Console
excel = Microsoft Excel (If Installed)
msaccess = Microsoft Access (If Installed)
powerpnt = Microsoft PowerPoint (If Installed)
winword = Microsoft Word (If Installed)
frontpg = Microsoft FrontPage (If Installed)
notepad = Notepad
wordpad = WordPad
calc = Calculator
msmsgs = Windows Messenger
mspaint = Microsoft Paint
wmplayer = Windows Media Player
rstrui = System Restore
netscp6 = Netscape 6.x
netscp = Netscape 7.x
netscape = Netscape 4.x
waol = America Online
control = Opens the Control Panel
control printers = Opens the Printers Dialog

internetbrowser

type in u’re adress “google”, then press [Right CTRL] and [Enter]
add www. and .com to word and go to it

For Windows XP:

Copy. CTRL+C
Cut. CTRL+X
Paste. CTRL+V
Undo. CTRL+Z
Delete. DELETE
Delete selected item permanently without placing the item in the Recycle Bin. SHIFT+DELETE
Copy selected item. CTRL while dragging an item
Create shortcut to selected item. CTRL+SHIFT while dragging an item
Rename selected item. F2
Move the insertion point to the beginning of the next word. CTRL+RIGHT ARROW
Move the insertion point to the beginning of the previous word. CTRL+LEFT ARROW
Move the insertion point to the beginning of the next paragraph. CTRL+DOWN ARROW
Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph. CTRL+UP ARROW
Highlight a block of text. CTRL+SHIFT with any of the arrow keys
Select more than one item in a window or on the desktop, or select text within a document. SHIFT with any of the arrow keys
Select all. CTRL+A
Search for a file or folder. F3
View properties for the selected item. ALT+ENTER
Close the active item, or quit the active program. ALT+F4
Opens the shortcut menu for the active window. ALT+SPACEBAR
Close the active document in programs that allow you to have multiple documents open simultaneously. CTRL+F4
Switch between open items. ALT+TAB
Cycle through items in the order they were opened. ALT+ESC
Cycle through screen elements in a window or on the desktop. F6
Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer. F4
Display the shortcut menu for the selected item. SHIFT+F10
Display the System menu for the active window. ALT+SPACEBAR
Display the Start menu. CTRL+ESC
Display the corresponding menu. ALT+Underlined letter in a menu name
Carry out the corresponding command. Underlined letter in a command name on an open menu
Activate the menu bar in the active program. F10
Open the next menu to the right, or open a submenu. RIGHT ARROW
Open the next menu to the left, or close a submenu. LEFT ARROW
Refresh the active window. F5
View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer. BACKSPACE
Cancel the current task. ESC
SHIFT when you insert a CD into the CD-ROM drive Prevent the CD from automatically playing.

Use these keyboard shortcuts for dialog boxes:

To Press
Move forward through tabs. CTRL+TAB
Move backward through tabs. CTRL+SHIFT+TAB
Move forward through options. TAB
Move backward through options. SHIFT+TAB
Carry out the corresponding command or select the corresponding option. ALT+Underlined letter
Carry out the command for the active option or button. ENTER
Select or clear the check box if the active option is a check box. SPACEBAR
Select a button if the active option is a group of option buttons. Arrow keys
Display Help. F1
Display the items in the active list. F4
Open a folder one level up if a folder is selected in the Save As or Open dialog box. BACKSPACE

If you have a Microsoft Natural Keyboard, or any other compatible keyboard that includes the Windows logo key and the Application key , you can use these keyboard shortcuts:

Display or hide the Start menu. WIN Key
Display the System Properties dialog box. WIN Key+BREAK
Show the desktop. WIN Key+D
Minimize all windows. WIN Key+M
Restores minimized windows. WIN Key+Shift+M
Open My Computer. WIN Key+E
Search for a file or folder. WIN Key+F
Search for computers. CTRL+WIN Key+F
Display Windows Help. WIN Key+F1
Lock your computer if you are connected to a network domain, or switch users if you are not connected to a network domain. WIN Key+ L
Open the Run dialog box. WIN Key+R
Open Utility Manager. WIN Key+U

accessibility keyboard shortcuts:

Switch FilterKeys on and off. Right SHIFT for eight seconds
Switch High Contrast on and off. Left ALT+left SHIFT+PRINT SCREEN
Switch MouseKeys on and off. Left ALT +left SHIFT +NUM LOCK
Switch StickyKeys on and off. SHIFT five times
Switch ToggleKeys on and off. NUM LOCK for five seconds
Open Utility Manager. WIN Key+U

shortcuts you can use with Windows Explorer:

Display the bottom of the active window. END
Display the top of the active window. HOME
Display all subfolders under the selected folder. NUM LOCK+ASTERISK on numeric keypad (*)
Display the contents of the selected folder. NUM LOCK+PLUS SIGN on numeric keypad (+)
Collapse the selected folder. NUM LOCK+MINUS SIGN on numeric keypad (-)
Collapse current selection if it’s expanded, or select parent folder. LEFT ARROW
Display current selection if it’s collapsed, or select first subfolder. RIGHT ARROW



{Desember 26, 2009}   mempercepat laju internet

Speed up Mozilla Firefox
3-30x Faster!

1. Ketik di address bar Mozilla Firefox, “about:config”
Scroll kebawah, cari entries sbb:
network.http.pipelining
network.http.proxy.pipelining
network.http.pipelining.maxrequests
Normalnya browser request ke halaman web satu kali.
Bila kita enable pipelining, browser akan request beberapa kali dalam satu saat,
ini akan mempercepat page loading.

2. Isi entries sbb:
Set “network.http.pipelining” ke “true”
Set “network.http.proxy.pipelining” ke “true”
Set “network.http.pipelining.maxrequests” ke sembarang bilangan, 30 (misal).
ini akan membuat Browser melakukan 30 requests sekali jalan.

3. Klik kanan di sembarang tempat d dlm halaman browser, dan select New-> Integer.
Beri nama “nglayout.initialpaint.delay”, dan set value ke “0”.
Value= hitungan waktu tunggu browser sebelum bereaksi terhadap informasi yg sampai.
Akan lebih terasa bila memakai koneksi broadband, loading halaman bisa 2-30x lebih
cepat.
Coba saja..



1. Belajar bahasa pemrograman web, untuk memulainya tentu anda harus menguasai bahasa pemrograman web. Dan bahasa yang dikuasai tidak cukup 1 bahasa pemrograman saja karena web dibangun diatas beberapa faktor pendukung. Bahasa yang sebaiknya anda pelajari untuk menjadi web developer adalah: HTML,CSS, Bahasa scripting web ( PHP, ASP, ColdFusion, Python, dan lainnya),SQL,Javascript.

2. Pelajari teknik penyelesaian kasus-kasus pemrograman web. Misalnya bagaimana pemrograman yang berhubungan dengan tanggal, bagaimana menghubungkan web dengan aplikasi lainnya, bagaimana mengakses database, dan beragam teknik lainnya. Dengan mengetahui teknik pemrograman dan penyelesaian kasus-kasus pemrograman web maka anda dapat lebih efektif dalam pemrograman aplikasi web anda.

3. Pelajari metode pengembangan web yang baik. Ada banyak metode pengembangan seperti RUP, Agile, dan USDP tapi pada dasarnya mengfokuskan pada analisa, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Lakukan pengembangan aplikasi dengan tahapan-tahapan diatas. Lakukan analisa apa yang diperlukan oleh aplikasi ini, kemudian rancang terlebih dahulu aplikasi anda sebelum melakukan coding, lakukan pengembangan atau coding, dan uji coba terlebih dahulu sebelum dirilis atau didelivery. Anda dapat kembali ketahap sebelumnya bila diperlukan. Yang penting, tentukan sendiri metode yang paling baik seusai dengan diri anda.

4. Belajar mengolah gambar. Buat apa? Karena dengan gambar maka kita dapat memberikan informasi lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan mendeskripsikan dalam text yang panjang. Cukup pelajari Adobe Photoshop atau Adobe Firework yang merupakan software paling umum untuk keperluan gambar web. Pelajari bagaimana membuat gambar seperti icon, background, patern, dan gambar lainnya. Sebenarnya bukan merupakan keharusan karena untuk menciptakan gambar untuk tampilan web karena hal ini lebih cenderung merupakan pekerjaan web designer. Namun bila anda bs membuat gambar untuk web maka akan lebih membantu dibandingkan anda harus meminta tolong teman anda untuk keperluan gambar web anda.

5. Gunakan framework, framework merupakan sekumpulan fungsi dan library yang dapat memudahkan pemrograman anda. Gunakan framework sesuai dengan bahasa pemrograman anda. Misalnya ASP menggunakan .NET Framework. Ruby dengan Rails Framework, Python dengan Django Framework, dan PHP yang lebih banyak lagi seperti Prado, Symfony, CakePHP, dan framework lainnya. Lakukan riset dan tentukan pilihan anda framework mana yang akan anda gunakan dan dalami framework tersebut. Jangan terlalu banyak berpindah-pindah framework karena anda tidak akan memperoleh manfaat maksimal karena pemahaman yang terpecah-pecah. Jadi tentukan framework pilihan anda sesuai minat, dan teknik yang anda senangi.

6. Pelajari teknik-teknik mengoptimalkan aplikasi anda. Agar aplikasi anda dapat berjalan lebih cepat dan responsif maka anda harus dapat melakukan tuning atau optimalisasi. Pelajari teknik pemrograman web yang baik, pemecahan masalah programming yang efektif, tuning dan optimalisasi database, serta optimasi web server.

7. Pelajari web server, akan sangat bermanfaat bila anda mempelajari web server agar anda dapat mengetahui bagaimana menjalankan aplikasi anda di web server. Atau bagaimana cara mengoptimalkan aplikasi di web server. Misalnya penggunaan module caching seperti APC, eAccelerator, dan sebagainya. Atau penggunaan file .htaccess untuk menciptakan friendly URL atau URL yang lebih enak dibaca. Dengan mempelajari web server maka anda dapat mengoptimalkan dan menambahkan feature aplikasi anda di server.

8. Pelajari penggunaan control panel hosting. Karena anda akan banyak berhubungan dengan control panel bila anda menyewa hosting untuk web anda. Control panel yang banyak digunakan antara lain Cpanel, Pleks, ISPConfig, dan sebagainya. Dengan memahami penggunaan control panel maka anda dapat mengoptimalkan aplikasi anda di provider hosting anda.

9. Ikuti perkembangan teknologi web terbaru. Teknologi web selalu berkembang misalnya munculnya teknologi RSS, PODCasting, dan teknologi lainnya. Pelajari bagaimana membuat dan menggunakan teknologi tersebut di aplikasi anda. Karena aplikasi yang ketinggalan jaman akan ditinggalkan penggunanya juga.

10. Pelajari manajemen proyek. Suatu pengembangan aplikasi merupakan suatu proyek yang harus di atur, direncanakan, dan dilakukan dengan baik. Dengan mempelajari manajemen proyek maka anda dapat melakukan kolaborasi dengan yang lain dalam mengembangkan aplikasi. Anda juga dapat memperoleh efektifitas dan efisiensi waktu dalam menyelesaikan suatu proyek.

11. Untuk meningkatkan kemampuan anda, selalu asah kemampuan anda dengan mengerjakan aplikasi web. Entah pekerjaan, atau proyek pribadi. Karena makin banyak aplikasi yang anda buat maka kemampuan anda akan makin baik. Kembangkan ide anda dan realisasikan menjadi suatu aplikasi.

12. Yang terakhir, jangan mau selalu menjadi web developer yang hanya mengerjakan proyek orang lain. Anda harus membuat suatu aplikasi yang dapat dijadikan produk atau layanan anda sebagai wujud kemampuan anda. Produk dan layanan ini dapat anda jual sehingga anda dapat memperoleh hasil dari kemampuan anda dan menikmati hasilnya. Dibandingkan dengan mengerjakan proyek orang lain secara terus-terusan dan dibayar per-proyek tentu akan lebih baik bila anda mengerjakan 1 produk namun anda memperoleh hasil terus-terusan dengan syarat produk anda memiliki nilai jual yang baik.



8 Poin Kejanggalan Bail Out Progress Report Audit BPK Atas Bank Century

BPK telah menyampaikan progress report audit investigasi atas Bank Century. Sedangkan, hasil audit final akan disampaikan akhir Desember tahun ini.

Dari progress report yang telah disampaikan kepada DPR terungkap banyak kelemahan dan kejanggalan serius dibalik penyelamatan Bank Century.

Beberapa poin penting diantaranya:

1. Pengawasan Khusus Bank Century
Menurut temuan BPK, Bank Indonesia seharusnya bertindak tegas terhadap Bank Century, terutama mengenai penerapan ketentuan Penyediaan Pencadangan Aktiva Produktif (PPAP) sesuai dengan ketentuan PBI nomor VI/9/PBI tentang tindak lanjut pengawasan dan penetapan status bank sebagaimana diubah dengan PBI No 7/38/PBI/2005. Bank Century seharusnya ditetapkan dalam pengawasan khusus sejak 31 Oktober 2005. Pada kenyataanya baru masuk pengawasan khusus pada 6 November 2008.

2. Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP)
Karena menghadapi kesulitan likuiditas, Bank Century mengajukan permohonan FPJB kepada BI pada 30 Oktober 2008 sebesar Rp 1 triliun. Permohonan tersebut diulangi pada 3 November 2008. Pada saat mengajukan permohonan FPJP, posisi CAR menurut analisis BI adalah 2,35 persen. Sedangkan, persyaratan untuk memperoleh FPJP sesuai dengan PBI Nomor 10/26/PBI 2008 tentang FPJP adalah bank memiliki CAR minimal 8 persen. Dengan demikian Bank Century tidak memenuhi syarat untuk memperoleh FPJP.

3. Perubahan Peraturan BI soal FPJP
Pada 14 November 2008, BI mengubah PBI mengenai persyaratan pemberian FPJP dari semula CAR minimal 8 persen menjadi CAR positif. Dengan perubahan ketentuan tersebut, serta menggunakan posisi CAR per 30 September sebesar 2,35 persen, BI menyatakan Bank Century memenuhi syarat untuk memperoleh FPJP. Padahal, berdasarkan penelitian lebih lanjut menunjukkan posisi CAR Bank Century pada 31 Oktober 2008 sudah negatif 3,53 persen sehingga seharusnya Century tidak memenuhi syarat untuk memperoleh FPJP. Selain itu, jaminan FPJP yang diperjanjikan Rp 467,99 miliar ternyata tidak secure. Namun, berdasarkan perubahan PBI pada 14 November, BI menyetujui pemberian FPJP kepada Bank Century. Jumlah FPJP yang telah disalurkan kepada Bank Century adalah Rp 689,39 miliar yang dicairkan pada 14 November 2008 sebesar Rp 356,8 miliar dan 17 November 2008 sebesar Rp 145,26 miliar dan 18 November 2008 sebesar Rp 187,3 miliar.

4. Penetapan BI, Century sebagai Bank Gagal
Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 20 November pukul 19.44 WIB, BI menetapkan Bank Century sebagai Bank Gagal. Alasannya, CAR per 31 Oktober 2008 sudah negatif 3,53 persen dan bila tidak ditingkatkan menjadi 8 persen, bank dinilai tidak sehat. Hal ini disebabkan sampai saat ini pemegang saham tak dapat melakukan komitmennya untuk menambah modal dan usaha untuk mengundang masuknya investor baru tidak membawa hasil.

Kondisi likuiditas GWM 19 November masih positif Rp 134 miliar (1,85 persen). Namun terdapat kewajiban RTGS dan kliring yang belum diselesaikan oleh Bank Century sebesar Rp 401 miliar sehingga GWM rupiah kurang dari 0 persen. Disamping itu kewajiban yang akan jatuh tempo pada 20 November 2008 sebesar Rp 458 miliar.

Untuk menambah likuiditasnya, BI telah memberikan FPJP sebesar Rp 689 miliar namun mengingat penarikan dana nasabah jauh lebih besar, maka FPJP tersebut tidak mampu memperbaiki likuiditas bank. RDG membahas analisis dampak sistemik dari peneptapan Bank Century sebagai Bank Gagal. Analisis tersebut menggunakan kriteria sesuai dengan memorandum of understanding on operation between the financial supervision authority central bankfinance ministry of the European , 1 Juni 2008.

5. Posisi Century di Industri Perbankan
Bank Century tidak termasuk penting dalam industri perbankan. Alasannya, dana pihak ketiga bank mencapai 0,8 persen dari total DPK perbankan. Kredit bank juga sebesar 0,42 persen dari total kredit perbankan. Total aset Century terhadap perbankan juga tidak signifikan, hanya sebesar 0,72 persen. Dari sisi kredit, mayoritas diberikan dalam bentuk modal kerja (76,5 persen) untuk membiayai sektor industri pengolahan 21,79 persen, perdagangan, restoran, hotel, dan jasa keuangan.

Dengan ukuran skala bank yang kecil, fungsi Bank Century bisa digantikan oleh banyak bank lain sejenis di industri perbankan. Namun, Century menghadapi persoalan karena ada transaksi antar bank yang mencapai 24,2 persen dari total aset Bank Century.

6. Penetapan KSSK, Century sebagai Bank Gagal
Setelah melalui berbagai pembahasan antara BI, Departemen Keuangan dan LPS dalam rapat konsultasi KSSK tanggal 14, 17, 18, 19 November 2008, dengan memperhatikan surat Gubernur BI Nomor 10/232/GBI/Rahasia tanggal 20 November 2008, KSSK melakukan rapat KSSK pada 21 November 2008 pukul 04.25 – 06.00 WIB yang diawali dengan rapat Konsultasi KSSK pada 20 November pukul 23.00 WIB sampai dengan 21 November pukul 05.00 WIB. Rapat konsultasi diawali dengan presentasi BI yang menguraikan Bank Century sebagai Bank Gagal dan analisis dampak sistemik. Berdasarkan aturan rapat tersebut diketahui bahwa selain BI, peserta rapat lainnya pada umumnya mempertanyakan dan tidak setuju dengan analisis BI yang menyatakan Bank Century ditengarai berdampak sistemik.

Menanggapi pertanyaan dari peserta rapat lainnya, BI menyatakan sulit untuk mengukur apakah dapat menimbulkan risiko sistemik atau tidak karena merupakan dampak berantai yang sulit diukur dari awal secara pasti. Yang dapat diukur hanyalah perkiraan atau biaya yang timbul apabila dilakukan penyelamatan. Mengingat situasi yang tidak menentu maka lebih baik mengambil pendekatan kehati-hatian dengan melakukan penyelamatan namun dengan meminimalisir cost keputusan harus diambil segera dan tidak dapat ditunda sampai Jumat sore. Seperti saran LPS, Bank Century juga tidak mempunyai cukup dana untuk prefund kliring dan memenuhi kliring sepanjang hari itu.

Setelah rapat konsultasi, dilanjutkan dengan rapat KSSK pada 21 November 2008 pukul 04.25- 06.00. Rapat dihadiri oleh Menkeu, Gubernur BI dan sekretaris KSSK yang memutuskan Bank Century sebagai Bank gagal yang berdampak sistemik dan menetapkan penanganan Bank Century kepada LPS. Keputusan KSSK tersebut ditindaklanjuti dengan rapat Koordinasi 21 November pukul 05.30 sampai selesai. Kemudian, penanganan Bank Century dilakukan oleh LPS sesuai UU Nomor 24 tahun 2004 tentang LPS.

7. Suntikan Modal Century
Surat BI nomor 10/232/GB/rahasia tanggal 20 November 2008 kepada Menkeu Rp 632 miliar. Namun, dalam surat tersebut, BI tidak memberikan informasi mengenai beberapa risiko penurunan CAR, seperti informasi penurunan kualitas aset yang seharusnya diketahui oleh BI karena dugaan rekayasa akuntansi Bank Century dan penyimpangan oleh pemiliknya.

8. Pelanggaran-Pelanggaran Century
BPK menemukan adanya indikasi praktik operasi perbankan di Bank Century yang tidak sehat dan merugikan bank dan berpotensi merugikan negara. Pelanggaran itu antara lain:

a. penggelapan hasil surat berharga senilai US$ 7 juta.
b. hasil penjualan surat-surat berharga Rp 30,28 miliar
dijadikan jaminan pengambilan kredit oleh pihak terkait. c. pemberian kredit LC fiktif Rp 397,97 miliar pada pihak terkait dan pemberian LC fiktif sebesar US$ 75,5 juta.
d. surat-surat berharga Century tidak diterima oleh Bank Century karena masih dikuasai oleh salah satu pemegang saham.
e. manajemen Bank Century diduga melakukan pengeluaran biaya-biaya fiktif senilai Rp 209,8 miliar dan US$ 4,72 juta sejak 2004-2008.( ngutip : reskrimum pmj )

kebetulan hari ini gwe ikut seminar di fakultas hukum UGM mengenai kasus ini, gw juga tambahkan, bahwa Bank Century merupakan merger dari 3 bank: Bank Danpac, Bank Pikko, dan Bank CIC.

sumber dari http://www.komisikepolisianindonesia.com



Sayangi otak Anda,
dan ada baiknya kalau Anda kembali menelaah kebiasaan-kebiasaan kecil yang Anda anggap remeh namun berdampak negatif pada otak Anda
1. Tidak Mau Sarapan

Banyak orang yang menyepelekan sarapan. Padahal tidak mengkonsumsi apapun di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!

2. Kebanyakan Makan.

Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental. Jadi makanlah dalam porsi yang normal. Biasakan menahan diri dengan cara berhenti makan sebelum Anda kekenyangan.

3. Merokok

Jika rokok memiliki segudang efek buruk, semua orang pasti sudah tahu. Dan ada satu lagi efek buruk rokok yang terungkap di sini. Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak! Bayangkan, otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu. Tak ayal di waktu tua bahkan pada saat masih muda sekalipun, kita rawan alzheimer (alzheimer adalah penyakit pikun).

4. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula

Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda.

5. Polusi Udara

Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.

6. Kurang Tidur

Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Tapi jangan juga kebanyakan tidur karena bisa membuat Anda menjadi pemalas yang lamban. Sebaiknya tidur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.

7. Menutup Kepala Ketika Sedang Tidur

Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.

8. Berpikir Terlalu Keras Ketika Sedang Sakit

Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak. Sudah tahu sedang tidak sehat, sebaiknya istirahat total dan jangan forsir otak Anda.

9. Kurangnya Stimulasi Otak

Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik dan bermain (catur, scrabble, dll) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.

10. Jarang Bicara

Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda.



1. Hapus Temporary files & Internet di Local Setting untuk setiap user dan hapus temporary files di c:\windows\temp
2. Buat Paging files untukd drive c: maximum size 3 x dari memory fisik, apabila mempunyai drive d, tambahkan juga paging files pada drive tersebut.
3. Pada directory c:\windows\perfetch terdapat files *.pf untuk files yg sudah lebih dari 2 Minggu di hapus (di lihat dari tanggal modifiednya)
4. Pada Registry di HKCU|control panel|desktop ; ubah nilai menushow delay menjadi 0 (nol)
5. Pada Registry di HKCU|control panel|desktop|windowmetrics ; ubah nilai minanimate menjadi 1 (satu)
6. Pada Registry di HKCU|control panel|desktop ; ubah nilai AutoEndTasks menjadi 1 (satu)
7. Pada Registry di HKCU|control panel|desktop ; ubah nilai WaitTokillAppTimeout menjadi 5000 (limaribu)
8. Pada Registry di HKLM|system|controlset001|control ; ubah nilai WaitTokillServiceTimeout menjadi 5000 (goceng)
9. Pada Registry di HKCU|software|microsoft|windows|currentversion|explorer ; buat dword value (klik kanan) buat DesktopProcess dengan nilai 1 (satu)
10. Pada Registry di HKLM|Software|Microsoft|WindowsNt|CurrentVersion|Winlogon; buat dword Value (klik Kanan) buat EnableQuickReboot dengan nilai1 (satu)
11. Matikan Service Automatic Updates dan  Task Scheduler ; stop dan disable
12. Ketik Mobsync pada run kemudian , pilih setup

Uncheck When I log on to my computer dan When I log off my computer.

Kemudian restart pc, test untuk performance pc tersebut

Note : Langkah ini di lakukan bila pc tidak terinfeksi virus..

Matikan Service Automatic Updates dan  Task Scheduler ; stop dan disable



et cetera